Delmar
From IndiWiki
Delmar | |
|---|---|
senyum 2005 | |
| Nick | Delmar, Maris, Marie, Mado, Dayu |
| Lokasi | Bali, Jakarta, Singapore, Italy |
| Lahir | Bali, 29 Juli 1982 |
| Meninggal | 18 Mei 2006
Venice, Italia |
| Pendidikan | College |
| Pekerjaan | Sekretaris |
| Mulai NgeBlog: 2005 | |
| URL: http://milikmaris.blogspot.com | |
| Kronologi Blog | |
| Violence Violin La Vie En Rose Ini Aku Can I Ask You | |
Delmar adalah panggilan dari gadis bernama lengkap Marissa Madeleine, yang dikutip dari penulisan nama lengkap-nya cara barat: MaDELeine, MARissa.
Di kalangan rekan-rekannya, Delmar dikenal sebagai gadis periang yang setiap saat selalu tersenyum kecil, tertawa lebar, atau bersenandung riang. Tapi di balik keriangannya tersebut, Delmar bisa dibilang memiliki kisah hidup yang kelam dan seperti telenovela hidup.
Banyak di antara rekannya yang mengenalnya sebagai musisi, apalagi setelah Delmar membentuk sebuah kelompok musik The CrazyGarage FunClub. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa sebenarnya Delmar baru mulai belajar bernyanyi di usia 20an, dan bahwa awalnya dia lebih sering tampil sebagai model.
Contents |
[edit] Biografi
Terlahir dari pasangan peranakan Itali-Cina dan Jawa-Bali, Delmar mewarisi garis keras dari ayahnya dan darah seni dari ibunya. Ayahnya adalah seorang Atase Kebudayaan kelahiran Itali yang bertugas di Singapore, sementara ibunya adalah seorang Pedande Putri (pemimpin agama) dari Bali. Delmar terlahir dengan nama asli 'Ida Ayu Madelina' dan baru berganti nama menjadi Marissa Madeleine ketika mengikuti kakeknya menjadi penganut agama Katolik.
Garis besar kisah hidupnya bisa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu masa kecilnya, masa remaja dan masa potensialnya.
[edit] Masa Kecil
Dayu kecil (Dayu = panggilan Delmar waktu kecil) menghabiskan dua tahun pertama hidupnya di Bali bersama ibunya, sementara ayahnya tetap lebih banyak berada di Singapore. Ketika usianya baru beranjak dua tahun itulah, kedua orangtuanya memutuskan berpisah dan Delmar kecil hidup bersama kakek dari pihak ayahnya. Mereka sempat menetap di Italia, sebelum kakeknya memutuskan untuk menyekolahkan Dayu di Singapore, kembali ke tanah asal neneknya. Saat usianya 12 tahun, neneknya meninggal dunia. Sang kakek memutuskan untuk kembali ke Italia mengurusi yayasan sosial yang dimilikinya di sana, sementara Dayu tinggal bersama ayahnya, yang kemudian dipindahtugaskan ke Jakarta.
Sebagai seorang Atase Kebudayaan, ayahnya lebih banyak melakukan pekerjaan berkeliling. Inilah yang membuat kakeknya kembali memindahkan Dayu ke Singapore dan menyekolahkannya di Sekolah Berasrama khusus untuk gadis remaja. Saat itulah, Ida Ayu Madelina mulai mengenal lebih dalam ajaran Katolik dan memutuskan masuk menjadi penganut Katolik. Atas saran kakeknya, dia mengambil nama baptis 'Marissa' dan mengubah 'Madelina' menjadi 'Madeleine', sama seperti nama neneknya almarhumah dan nama yayasan milik kakeknya.
[edit] Masa Remaja
Setelah lulus dari Raffles Girl Catholic School, Maris (panggilan Delmar semasa sekolah) tinggal bersama ayahnya antara Jakarta - Singapore. Namun ternyata keputusan itu berujung pada kenyataan bahwa ayahnya kini telah hidup bersama seorang perempuan lain. Selama ayahnya tidak berada di rumah, selalu terjadi perseteruan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan Maris mengambil keputusan untuk hidup berpisah dari ayahnya.
Saat usianya sekitar 18 tahun, Maris benar-benar hidup di jalanan; menggelandang dari satu tempat ke tempat lainnya, hidup dari bermusik di jalanan dan mulai mengenal kelamnya dunia. Pertemuannya dengan seorang pengamen di masa itu, membuat hidupnya berubah 180 derajat, menjadi berandalan. Delmar mulai mengenal rokok, minuman keras dan mencandu kopi. Tapi perubahannya hidupnya itu pulalah yang mempertemukan Maris dengan seorang penyanyi kafe, Erika Lista, yang di kemudian hari bersamanya membentuk sebuah grup musik 'The CrazyGarage FunClub'.
[edit] Masa Potensial
Masa ini ditandai dengan terbukanya pintu kesempatan bagi Maris untuk mengembangkan semua bakat terpendamnya seluas-luasnya. Diawali dengan tawaran menjadi backing vocal di sebuah kafe, Maris kemudian dengan cepat melejit menjadi penyanyi solo di beberapa kafe kecil di Jakarta. Maris mulai menggunakan nick 'Delmar', sejak mengenal kelompok musik 'Kafé DelMar'. Nick 'Delmar' pun ternyata sesuai dengan namanya.
Kehidupannya mulai beranjak lebih maju ketika bertemu dengan David, seorang hobbyist gitar yang sempat mengiringinya bermain musik, dan yang kebetulan juga sebagai putra seorang pejabat yang memiliki saham di sebuah perusahaan telekomunikasi. Meskipun tidak terkait langsung, namun sejak kedekatannya dengan David, selain menjadi penyanyi kafe, Delmar juga menjadi seorang lini depan bagian pelayanan perusahaan telekomunikasi tersebut.
Namun sayangnya hal tersebut tidak berlangsung lama. Merasa tidak nyaman dengan status 'pacar anaknya bos', Delmar kemudian memilih untuk mundur dan sekaligus menyudahi kedekatannya dengan David. Delmar kembali menjadi seorang penyanyi kafe, dan untungnya, dia tidak memilih untuk kembali ke masa kelam ketika hidup di jalanan. Di saat-saat itulah dia mulai menemukan cintanya lagi pada JC, menggantikan kisah lamanya dengan David. Namun demikian, hubungannya dengan David tetap terjaga baik.
Ketika hidup bersama dengan JC, Delmar tetap mendapatkan tawaran pekerjaan lain dari David. Kali ini di luar perusahaan milik ayah David. Sejak diterima sebagai seorang sekretaris direksi di perusahaan pengeboran minyak lepas pantai itulah, kehidupan Delmar betul-betul meroket dari nol besar menjadi gol besar.
[edit] Blografi
Bisa dikatakan, perkenalan Delmar dengan dunia internet dan weblog baru terjadi pada saat dia bekerja menjadi Customer Care Representative di perusahaan telekomunikasi. Blog pertamanya adalah Violence Violin, yang isinya bisa dikatakan cukup 'suram'. Delmar banyak menuliskan kisah pahit kehidupannya dalam blog tersebut.Nama 'Violence Violin' sendiri terinspirasi dari hobinya bermain biola. Dalam blog tersebut pernah diceritakan kisah awal pertemuannya dengan biola dan bagaimana biola menjadi 'teman hidup'nya selanjutnya. Kakek Delmar sendiri adalah pengusaha sebuah pabrik biola di Italia.
Ketika membaca dan tergabung sebagai penulis di blog milik JC, 'Pikiran Sederhana', Delmar baru menyadari dampak blog lainnya: yaitu bahwa sebuah weblog bisa dibaca oleh siapapun dan ditafsirkan berbeda dari apa yang tertulis di dalamnya. Sejak itu Delmar menutup blog 'Violence Violin'-nya dan mulai menulis blog baru di 'La Vie En Rose' yang jauh lebih sederhana. Blog ini terinspirasi dari sebuah lagu Edith Piaf yang didengarnya saat melihat film 'Love Me If You Dare' pertama kali bersama JC. 'La Vie En Rose' adalah sebuah blog ringan yang berisi catatan-catatan harian Delmar sampai akhir hayatnya.
Delmar juga memulai sebuah blog bersama 'Can I Ask You'. Blog ini awalnya ditulis sebagai catatan bersama antara dirinya dan JC sesudah mereka memutuskan untuk berpisah. Blog ini sendiri memang berisikan sekumpulan seri tanya jawab tentang relasi romantis. Belakangan, 'Can I Ask You' berkembang menjadi blog bersama yang ditulis oleh beberapa kontributor - saat ini ada 6 kontributor - walaupun isinya masih tetap tentang tanya jawab relasi romantis.
Blog lainnya yang sangat personal adalah 'Ini Aku', yang berisikan catatan-catatan dan foto-foto paling pribadi dari seorang Delmar. Blog ini ditutup oleh JC di akhir tahun 2006 karena alasan sentimentil.
[edit] Delmar dan Seninya
Darah seni memang kental mengalir di dalam diri Delmar. Selain bermusik, Delmar juga gemar menggambar dan fotografi. Kumpulan gambarnya mencapai lebih dari 1000 gambar digital. Setiap hari Delmar selalu 'menuliskan' kisah hidupnya sehari itu dalam sebuah gambar kartun bercorak kocak, selain tetap menulis buku harian biasa.
[edit] The CrazyGarage FunClub
The CrazyGarage FunClub (TCGFC) adalah band peninggalan Delmar yang awalnya direkam dari sebuah garasi tempat dia tinggal bersama JC. TCGFC sendiri sampai saat ini baru pernah merekam 14 lagu cover version (lagu yang dinyanyikan ulang) dalam 2 album mini. Yang pertama adalah 'Accidentally Made For YOU..' yang murni direkam di garasi dan yang kedua 'Album One and a Half: Songs To Go, Version 1.5' yang direkam di sebuah studio demo.TCGFC terdiri dari rekan-rekan lama dalam hidup Delmar, yaitu Calista (Erika Lista, sang penyanyi kafe yang pertama dikenalnya), Dave (David, mantan teman dekatnya) dan Pifi (Petra Filia, pacar David saat itu). TCGFC juga mengangkat JC sebagai produser. Namun, karena keterlibatan emosi panas antara Delmar, David dan JC, TCGFC tidak bertahan lama dan bubar setelah album kedua mereka beredar.
[edit] Album Lain
Selain TCGFC, Delmar juga merekam sejumlah lagu cover-version lainnya secara profesional dalam album 'The Wedding Compilation'. Album ini diproduseri oleh Camille Dalmais, seorang vokalis Nouvelle Vague, kelompok musik idola Delmar. Atas bantuan David-lah, Camille dapat dimintai kesanggupannya memproduseri album ini. Album ini sebenarnya juga dipersembahkan untuk hari pernikahannya dengan JC. Namun karena pernikahan itu batal terlaksana, serta karena banyak alasan lain di belakangnya, maka JC menolak untuk meneruskan produksi rekamannya. Sampai saat ini album tersebut hanya berupa material kasar yang belum pernah beredar.
[edit] Delmar dan Hidupnya
Perjalanan hidup Delmar yang penuh lika-liku dan bagaikan telenovela mencapai titik klimaks ketika kakeknya wafat dan mewarisinya sebuah pabrik biola dan sekolah musik di Italia. Bunyi surat wasiat tersebut menimbulkan banyak tanda tanya dan misteri, apalagi ketika disyaratkan bahwa Delmar hanya dapat memilikinya setelah menikah dan bersedia tinggal di Itali untuk mengurusi semua warisannya.
Kematian kakeknya tersebut juga seakan menampar Delmar pada kenyataan bahwa dia ternyata memiliki adik-adik tiri baik dari pihak ayahnya maupun pihak ibunya. Dari pihak ibunya, Delmar memiliki seorang adik putri, Avila dan dari ayahnya, Delmar memiliki dua orang saudari: Phoebe dan Jacqueline.
Dalam suasana kalut dan serba bingung, Delmar bersedia menyanggupi isi wasiat tersebut, dengan rencana menikah dengan JC, mantan kekasih terakhirnya. Di luar itu, Delmar juga bersedia berbagi warisan dengan adik-adik tirinya yang belum sempat dikenalnya. Delmar berusaha mengenal mereka, salah satunya dengan cara mengundang mereka menjadi kontributor di 'Can I Ask You'.
Semua rencana itu berakhir pada hari Kamis, 18 Mei 2006, 10 hari sebelum rencana pernikahannya dengan JC.
Pada pagi hari yang hening di Venice, 18 Mei 2006, Delmar tidak pernah terbangun lagi dari tidurnya, setelah sebelumnya sempat koma dan dirawat di rumah sakit selama 3 hari. Kematiannya yang cukup mendadak ini juga menimbulkan banyak tanda tanya dan duga sangka. Ada dugaan bahwa kematiannya terkait dengan sengketa warisan dari kakeknya. Tapi pernyataan dokter menyebutkan bahwa Delmar meninggal secara wajar karena gagal jantung. Sesuai dengan kepercayaan nenek dan ibunya, jenazah Delmar dikremasi dan abunya ditebar di tempat dia pernah tinggal: Denpasar, Jakarta, Singapur dan Venice, Italia.
Semasa hidupnya, Delmar dikenal sebagai pecandu kopi yang akut. Juga dijuluki oleh teman-temannya sebagai 'Ibu Peri Yang Selalu Tersenyum'. Saat ini semua account Delmar baik di dunia nyata maupun di dunia maya diurus dan dikelola oleh adik-adiknya. Nama pabrik biola dan yayasan sekolah musik sosial warisan kakeknya pun tetap tidak berubah, menggunakan nama yang dia gunakan: Madeleine.
[edit] Blog Delmar
- Violence Violin
- La Vie En Rose
- Ini Aku
- Can I Ask You?


